REKREASI HEMAT

Teman….

Untuk mengisi hidup yang menyenangkan diantaranya adalah rekreasi, namun janganlah berfikir bahwa rekreasi itu mahal. Ternyata tidak asalkan kita cermat dalam menentukan pilihan:

  1. tempat yang kita tuju
  2. waktu yang memungkinkan tidak mengganggu jadwal kerja
  3. ada tiket pesawat yang sangat-sangat murah(kursi gratis)
  4. hotel promo & bisa jemput -antar ke bandara gratis
  5. tak perlu bawa barang banyak
  6. tak perlu berbelanja yang tak perlu

Alhamdulillah semua ini sudah saya praktekkan, hingga hampir setiap ada kesempatan yang memungkinkan, maka kami (saya&suami atau saya dengan keluarga atau saya dengan teman-teman ber 20 peserta keatas) pernah mempraktekkan rekreasi dengan biaya murah, namun menyenangkan.

Diantaranya

dengan budget Rp 700ribu /orang bisa dengan pesawat Jkt-Balikpapan-Jkt ++ nginap 3 malam, transportasi dll

dengan budget Rp765ribu/orang cukup untuk pesawat Bandung-Kuala lumpur-Bandung++ nginap 3 malam di hotel *2

dengan budget Rp 700ribu/ orang cukup untuk pesawat Jakarta-Batam-Jakarta, nginap 3 malam di hotel *2 , akomodasi di Batam

dengan budget Rp 350ribu/orang cukup untuk pesawat Jakarta-Surabaya-Jakarta, akomodasi Surabaya-Malang-Surabaya

dan banyak tempat lagi yang telah kami kunjungi, Singapore, Penang, Medan, Bali, Brunai, Alhamdulillah kami tak perlu mengocek uang terlalu dalam, yang penting mengerti triknya

Indahnya Silaturahmi

Saat masuk Ramadhan, terasa nuansa hati yang berbeda, senang yang tak dapat dilukiskan dengan kata. Terimakasih Allah, Engkau Maha Sempurna , segala Ciptaan Mu dan Aturan Mu semua mengandung hikmah.

Di awal Ramadhan banyak yang ingin kita raih tuk mencapai surga Mu ..Ya ..Allah. Selama Ramadhan, Kita jalani hari demi hari dengan mencoba jalani ibadah-ibadah yang lebih daripada ibadah-ibadah yang kita lakukan pada bulan-bulan lain. Di akhir Ramadhan terbayang ni’matnya bertemu dan berkumpul dengan keluarga besar dengan semua sanak keluarga.

Alhamdulillah Hari iedul Fitri tiba, maka benar-benar terasa indah benar silaturahmi yang kita laksanakan bertemu dengan keluarga besar, bertemu dengan semua sanak saudara, bertemu dengan handai taulan, bertemu dengan tetangga bahkan bertemu dengan teman yang sudah puluhan tahun tak bertemu, maka di hari yang fitri semua bisa bertemu. Indah-indah -indah sekali silaturahmi itu, semoga kita selalu bisa menjaga silaturahmi.

RAHASIA SENYUM RASULULLAH

Rahasia Senyum Muhammad saw.
Ketika Anda membuka lembaran sirah kehidupan Muhammad saw., Anda tidak akan pernah berhenti kagum melihat kemuliaan dan kebesaran pribadi beliau saw.
Sisi kebesaran itu terlihat dari sikap seimbang dan selaras dalam setiap perilakunya,  sikap beliau dalam menggunakan segala sarana untuk meluluhkan kalbu setiap orang dalam setiap kesempatan.

Sarana paling besar yang dilakukan Muhammad saw. dalam dakwah dan perilaku beliau adalah, gerakan yang tidak membutuhkan biaya besar, tidak membutuhkan energi berlimpah, meluncur dari bibir untuk selanjutnya masuk ke relung kalbu yang sangat dalam.

Jangan Anda tanyakan efektifitasnya dalam mempengaruhi akal pikiran, menghilangkan kesedihan, membersihkan jiwa, menghancurkan tembok penghalang di antara anak manusia!. Itulah ketulusan yang mengalir dari dua bibir yang bersih, itulah senyuman!

Itulah senyuman yang direkam Al Qur’an tentang kisah Nabi Sulaiman as, ketika Ia berkata kepada seekor semut,

“Maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: “Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; Dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh”. An Naml:19

Senyuman itulah yang senantiasa keluar dari bibir mulia Muhammad saw., dalam setiap perilakunya. Beliau tersenyum ketika bertemu dengan sahabatnya. Saat beliau menahan amarah atau ketika beliau berada di majelis peradilan sekalipun.
Diriwayatkan dari Jabir dalam sahih Bukhari dan Muslim, berkata, “Sejak aku masuk Islam, Rasulullah saw tidak pernah menghindar dariku. Dan beliau tidak melihatku kecuali beliau pasti tersenyum kepadaku.”

Suatu ketika Muhammad saw. didatangi seorang Arab Badui, dengan serta merta ia berlaku kasar dengan menarik selendang Muhammad saw., sehingga leher beliau membekas merah. Orang Badui itu bersuara keras, “Wahai Muhammad, perintahkan sahabatmu memberikan harta dari Baitul Maal! Muhammad saw. menoleh kepadanya seraya tersenyum. Kemudian beliau menyuruh sahabatnya memberi harta dari baitul maal kepadanya.”

Ketika beliau memberi hukuman keras terhadap orang-orang yang terlambat dan tidak ikut serta dalam perang Tabuk, beliau masih tersenyum mendengarkan alasan mereka.
Ka’ab ra. berkata setelah mengungkapkan alasan orang-orang munafik dan sumpah palsu mereka:

“Saya mendatangi Muhammad saw., ketika saya mengucapkan salam kepadanya, beliau tersenyum, senyuman orang yang marah. Kemudian beliau berkata, “Kemari. Maka saya mendekati beliau dan duduk di depan beliau.”

Suatu ketika Muhammad saw. melintasi masjid yang di dalamnya ada beberapa sahabat yang sedang membicarakan masalah-masalah jahiliyah terdahulu, beliau lewat dan tersenyum kepada mereka.

Beliau tersenyum dari bibir yang lembut, mulia nan suci, sampai akhir detik-detik hayat beliau.
Anas bin Malik berkata diriwayatkan dalam sahih Bukhari dan Muslim, “Ketika kaum muslimin berada dalam shalat fajar, di hari Senin, sedangkan Abu Bakar menjadi imam mereka, ketika itu mereka dikejutkan oleh Muhammad saw. yang membuka hijab kamar Aisyah. Beliau melihat kaum muslimin sedang dalam shaf shalat, kemudian beliau tersenyum kepada mereka!”

Sehingga tidak mengherankan beliau mampu meluluhkan kalbu sahabat-shabatnya, istri-istrinya dan setiap orang yang berjumpa dengannya!

Menyentuh Hati

Muhammad saw. telah meluluhkan hati siapa saja dengan senyuman. Beliau mampu “menyihir” hati dengan senyuman. Beliau menumbuhkan harapan dengan senyuman. Beliau mampu menghilangkan sikap keras hati dengan senyuman. Dan beliau saw. mensunnahkan dan memerintahkan umatnya agar menghiasi diri dengan akhlak mulia ini. Bahkan beliau menjadikan senyuman sebagai lahan berlomba dalam kebaikan. Rasulullah saw.  bersabda,
“Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah.” At Tirmidzi dalam sahihnya.

Meskipun sudah sangat jelas dan gamblang petunjuk Nabi dan praktek beliau langsung ini, namun Anda masih banyak melihat sebagaian manusia masih berlaku keras terhadap anggota keluarganya, tehadap rumah tangganya dengan tidak menebar senyuman dari bibirnya dan dari ketulusan hatinya.

Anda merasakan bahwa sebagian manusia -karena bersikap cemberut dan muka masam- mengira bahwa giginya bagian dari aurat yang harus ditutupi! Di mana mereka di depan petunjuk Nabi yang agung ini! Sungguh jauh mereka dari contoh Nabi muhammad saw.!

Ya, kadang Anda melewati jam-jam Anda dengan dirundung duka, atau disibukkan beragam pekerjaan, akan tetapi Anda selalu bermuka masam, cemberut dan menahan senyuman yang merupakan sedekah, maka demi Allah, ini adalah perilaku keras hati, yang semestinya tidak terjadi. Wal iyadzubillah.

Pengaruh Senyum

Sebagian manusia ketika berbicara tentang senyuman, mengaitkan dengan pengaruh psikologis terhadap orang yang tersenyum. Mengkaitkannya boleh-boleh saja, yang oleh kebanyakan orang boleh jadi sepakat akan hal itu. Namun, seorang muslim memandang hal ini dengan kaca mata lain, yaitu kaca mata ibadah, bahwa tersenyum adalah bagian dari mencontoh Nabi saw. yang disunnahkan dan bernilai ibadah.

Para pakar dari kalangan muslim maupun non muslim melihat seuntai senyuman sangat besar pengaruhnya.

Kegembiraan meluap ketika Carnegie menambahkan, “Ingatlah, bahwa senyum tidak membutuhkan biaya sedikitpun, bahkan membawa dampak yang luar biasa. Tidak akan menjadi miskin orang yang memberinya, justeru akan menambah kaya bagi orang yang mendapatkannya. Senyum juga tidak memerlukan waktu yang bertele-tele, namun membekas kekal dalam ingatan sampai akhir hayat. Tidak ada seorang fakir yang tidak memilikinya, dan tidak ada seorang kaya pun yang tidak membutuhkannya.”

Betapa kita sangat membutuhkan sosialisasi dan penyadaran petunjuk Nabi yang mulia ini kepada umat. Dengan niat taqarrub ilallah -pendekatan diri kepada Allah swt.- lewat senyuman, dimulai dari diri kita, rumah kita, bersama istri-istri kita, anak-anak kita, teman sekantor kita. Dan kita tidak pernah merasa rugi sedikit pun! Bahkan kita akan rugi, rugi dunia dan agama, ketika kita menahan senyuman, menahan sedekah ini, dengan selalu bermuka masam dan cemberut dalam kehidupan.

Pengalaman membuktikan bahwa dampak positif dan efektif dari senyuman, yaitu senyuman menjadi pendahuluan ketika hendak meluruskan orang yang keliru, dan menjadi muqaddimah ketika mengingkari yang munkar.

Orang yang selalu cemberut tidak menyengsarakan kecuali dirinya sendiri. Bermuka masam berarti mengharamkan menikmati dunia ini. Dan bagi siapa saja yang mau menebar senyum, selamanya ia akan senang dan gembira. Allahu a’lam

 

Perjalanan Bandung-Surabaya-Malang(Batu Night Spektakuler)

Alhamdulillah setelah 7 bulan berlalu sejak pembelian tiket airasia dengan kursi gratis, sampai juga waktunya kami(12 orang guru SMA se Bandung) untuk berangkat ke Surabaya.

Pukul 09.00 pagi kami dari Bandung menuju Bandara Soekarno-Hatta, masing-masing dengan menjinjing ransel dan wajah sumringah siap buat mengadakan kunjungan ilmiah ke Malang & Surabaya. Tepat Pk 15.30 pesawat kami take off menuju Surabaya, setibanya di Surabaya Alhamdulillah keponakanku yang baik hati menjemput di bandara Juanda dan siap mengantarkan kami ke Malang. Setibanya di rumah adikku, kami pun sudah ditunggu oleh teman-teman untuk langsung menuju Batu Night Spektekuler.Alhamdulillah kembali terucap, karena kami datang ke food Court tepat saat pertunjukkan Batu Night Spektekuler baru saja berlangsung(pk 20.30), Band, Tarian Tradisional yang menakjubkan,lalu lampu dimatikan, maka Film dengan layar terpanjang tentang keindahan alam Indonesia diputar di plafond ruang Food Court, setelah itu air mancur yang spektakuler beserta muncrat-muncratan nyala api yang menambahnya keindahan cahaya&air mancur dengan berbagai paradenya, pokok ..e  ,tak kalah deh dengan air mancurnya Singapore,lalu ditutup dengan film pada layar terpanjang tentang angkasa&astromomi , wah cocok benar dengan kelompok kami FPA.Tak lama kemudian lampu menyala kembali, disertai munculnya penari-penari cantik yang dengan lincah& gemulai membawakan tarian tradisional.Sambil menikmati aneka hidangan yang bisa kita beli dengan harga yang relatif murah, kita pun masih disuguhi band dengan aneka lagu, yang bisa kita request atau kita turut bernyanyi di panggung itu.

Setelah keluar dari arena Foodcourt kita pun dihadapkan dengan berbagai tawaran permainan /wahana yang menarik&menantang.Untuk itu kita mencoba masuk ke arena film 4 dimensi, puas rasanya melampiaskan segala permasalahan walau hanya dengan film yang berdurasi 15 menit, karena kita bisa berteriak sepuas-puasnya.Setelah itu kita masuk ke arena yang teramat indah&romatis, yaitu arena lampu lampion, wah..wah benar-benar kreatif  ide yang membuat BNS ini, begitu indahnya aneka lampu lampion yang  ada, hingga tak ada habisnya kami bergaya di depan kamera.Tak terasa hari sudah makin larut malam, dan ternyata memang begitu kita keluar dari arena lampion BNS sudah akan tutup, karena jam sudah menunjukkan pk 23.00 . cukup dulu cerita ini, besok kita lanjutkan yang lebih seru..terimakasih buat keluarga adikku yang dengan ikhlas membantu kami.

Esok hari, perjalanan kami lanjutkan menuju SMK TELKOM SHANDY PUTRA MALANG, kami semua salut dengan wawasan, visi& misi dari sekolah ini yang jauh ke depan dan ini tak hanya sekedar tulisan, namun benar-benar dilaksanakan. Dan kerjasama yang dijalin dengan berbagai pihak, dari hal yang menurut kami tak biasa, tapi oleh SMK  ini justru dilaksanakan, misal para siswa yang dari luar daerah  justru sangat disarankan untuk kost, dan sekolah bekerja sama dengan ibu kost untuk menjaga para siswa hingga lulus, Para siswa pun wajib mengikuti ekstrakurikuler Al-qur’an, Para Alumninya juga alumni yang masih terus menjaga Almamaternya dan selalu bersedia membantu adik-adik kelasnya, dan banyak hal baik  yang mungkin bisa kami ambil buat sekolah kami di Bandung.

Setelah itu kami lanjutkan perjalanan dengan Shalat di mesjid Jame’ yang relatif cukup tua dari konstruksi bangunannya di depan alun-alun Kota Malang. Tak lupa kami mengisi perut kami yang sudah keroncongan ini dengan makan nasi pecel kawi yang lumayan enak dan murah.

Tak lupa kami mengunjungi sentra oleh-oleh berupa aneka keripik buah, aneka kerupuk umbi, aneka minuman buah, terutama sari buah apel yang segar&nikmat, apalagi jika didinginkan dulu.

 Kota Malang-Batu yang Indah, semoga kelak menjadi tempat wisata pilihan bagi para wisatawan domestik & International, karena banyak alternatif wisata yang bisa dikunjungi antara lain: Jatim Park, Argowisata, Batu Night Spektakuler dan banyak lagi tempat wisata menarik.

Kami ucapkan terimakasih banyak pada Bapak  Boedi Soedjatmiko dan seluruh civitas SMK TELKOM MALANG yang dengan terbuka & ramahnya menerima kami para GURU SMA dari Bandung.

Sore hari perjalanan kami lanjutkan ke Surabaya, kami singgah dan berdiri di atas tanggul Lumpur Lapindo, Subhanallah jika Allah mau merubah ciptaannya, maka dengan sekejap semuanya akan berubah, entah sampai kapan lumpur ini keluar dari dalam perut bumi. Kami hanya bisa berdo’a, semoga saudara-saudara kita yang mengalami bencana ini sabar & tawakal, dan semoga bisa mendapatkan dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Kamipun singgah ke sentra oleh-oleh di Tanggulangin Sidoarjo, banyak aneka dompet,tas &sepatu yang terbuat dari kulit dengan kwalitas bagus dan harga yang relatif murah, bolehlah teman mencoba singgah untuk membelinya, ini benar-benar produk dalam negeri dengan kualitas bagus.Malam hari kami singgah ke Warung U one di Menanggal tuk menyantap sate ayam Madura, soto mie Betawi, siomay Bandung .Alhamdulillah nikmat & enak.

PANJANG GELOMBANG

Panjang gelombang adalah sebuah jarak antara satuan berulang dari sebuah pola gelombang. Biasanya memiliki denotasi huruf Yunani lambda (λ).

Dalam sebuah gelombang sinus, panjang gelombang adalah jarak antara puncak:

Axis x mewakilkan panjang, dan I mewakilkan kuantitas yang bervariasi (misalnya tekanan udara untuk sebuah gelombang suara atau kekuatan listrik atau medan magnet untuk cahaya), pada suatu titik dalam fungsi waktu x.

Panjang gelombang λ memiliki hubungan inverse terhadap frekuensi f, jumlah puncak untuk melewati sebuah titik dalam sebuah waktu yang diberikan. Panjan gelombang sama dengan kecepatan jenis gelombang dibagi oleh frekuensi gelombang. Ketika berhadapan dengan radiasi elektromagnetik dalam ruang hampa, kecepatan ini adalah kecepatan cahaya c, untuku sinyal (gelombang) di udara, ini merupakan kecepatan suara di udara. Hubungannya adalah: di mana:

λ = panjang gelombang dari sebuah gelombang suara atau gelombang elektromagnetik

c = kecepatan cahaya dalam vakum = 299,792.458 km/d ~ 300,000 km/d = 300,000,000 m/d atau

c = kecepatan suara dalam udara = 343 m/d pada 20 °C (68 °F)

f = frekuensi gelombang

 

GELOMBANG BUNYI

Suara

From Wikipedia, the free encyclopedia

This is the latest accepted revision , accepted on 27 July 2010 . Ini adalah revisi terakhir diterima , diterima pada tanggal 27 Juli 2010.

Jump to: navigation , search

Sound is created when the membrane of this drum vibrates Suara dibuat ketika membran ini drum bergetar

Sound is a travelling wave that is an oscillation of pressure transmitted through a solid , liquid , or gas , composed of frequencies within the range of hearing and of a level sufficiently strong to be heard, or the sensation stimulated in organs of hearing by such vibrations. [ 1 ] Suara adalah gelombang berjalan yang merupakan osilasi tekanan ditularkan melalui padat , cair , atau gas , terdiri dari frekuensi dalam rentang pendengaran dan dari tingkat cukup kuat untuk didengarkan, atau sensasi distimulasi dengan organ pendengaran oleh getaran tersebut . [1]

  •  

Persepsi suara

Human ear Telinga manusia

For humans, hearing is normally limited to frequencies between about 12 Hz and 20,000 Hz (20 kHz ) [ 2 ] , although these limits are not definite. Untuk manusia, pendengaran biasanya terbatas pada frekuensi antara sekitar 12 Hz sampai 20.000 Hz (20 kHz ) [2] , meskipun batas ini tidak pasti. The upper limit generally decreases with age. Batas atas umumnya berkurang dengan usia. Other species have a different range of hearing. Lain spesies memiliki rentang yang berbeda pendengaran. For example, dogs can perceive vibrations higher than 20 kHz. Sebagai contoh, anjing bisa merasakan getaran yang lebih tinggi dari 20 kHz. As a signal perceived by one of the major senses , sound is used by many species for detecting danger , navigation , predation , and communication . Earth ‘s atmosphere , water , and virtually any physical phenomenon , such as fire , rain , wind , surf , or earthquake , produces (and is characterized by) its unique sounds. Sebagai sinyal dirasakan oleh salah satu mayor indra , suara digunakan oleh banyak spesies untuk mendeteksi bahaya , navigasi , predasi , dan komunikasi . Bumi s ‘ atmosfer , air , dan hampir semua fenomena fisik , seperti kebakaran , hujan , angin , surfing , atau gempa bumi , memproduksi (dan ditandai dengan) suara yang unik. Many species, such as frogs , birds , marine and terrestrial mammals , have also developed special organs to produce sound. Banyak spesies, seperti katak , burung , laut dan darat mamalia , juga dikembangkan khusus organ untuk menghasilkan suara. In some species, these have evolved to produce song and speech . Pada beberapa spesies, ini telah berevolusi untuk menghasilkan lagu dan pidato . Furthermore, humans have developed culture and technology (such as music , telephone and radio ) that allows them to generate, record, transmit, and broadcast sound. Lebih jauh lagi, manusia telah mengembangkan budaya dan teknologi (seperti musik , telepon dan radio ) yang memungkinkan mereka untuk menghasilkan, merekam, mengirimkan, dan suara siaran.

[ edit ] Physics of soundFisika suara

The mechanical vibrations that can be interpreted as sound are able to travel through all forms of matter : gases , liquids , solids , and plasmas . Getaran mekanik yang dapat diinterpretasikan sebagai suara dapat melakukan perjalanan melalui semua bentuk materi : gas , cairan , padatan , dan plasma . The matter that supports the sound is called the medium . Hal yang mendukung suara disebut media . Sound cannot travel through vacuum . Sound tidak bisa melakukan perjalanan melalui vakum .

[ edit ] Longitudinal and transverse waveslongitudinal dan gelombang transversal

Sinusoidal waves of various frequencies; the bottom waves have higher frequencies than those above. Gelombang sinusoidal dari berbagai frekuensi, gelombang bawah memiliki frekuensi yang lebih tinggi dari yang di atas. The horizontal axis represents time. Sumbu horizontal merupakan waktu.

Sound is transmitted through gases, plasma, and liquids as longitudinal waves , also called compression waves. Sound ditularkan melalui gas, plasma, dan cairan sebagai gelombang longitudinal , juga disebut kompresi gelombang. Through solids, however, it can be transmitted as both longitudinal waves and transverse waves . Melalui benda padat, namun, dapat ditransmisikan baik sebagai gelombang longitudinal dan gelombang transversal . Longitudinal sound waves are waves of alternating pressure deviations from the equilibrium pressure, causing local regions of compression and rarefaction , while transverse waves (in solids) are waves of alternating shear stress at right angle to the direction of propagation. gelombang suara longitudinal adalah gelombang bolak tekanan penyimpangan dari kesetimbangan tekanan, menyebabkan lokal daerah kompresi dan penghalusan , sedangkan gelombang transversal (dalam padatan) adalah gelombang bolak tegangan geser pada sudut kanan ke arah propagasi.

Matter in the medium is periodically displaced by a sound wave, and thus oscillates. Materi di media secara berkala terlantar akibat gelombang suara, dan dengan demikian berosilasi. The energy carried by the sound wave converts back and forth between the potential energy of the extra compression (in case of longitudinal waves) or lateral displacement strain (in case of transverse waves) of the matter and the kinetic energy of the oscillations of the medium. Energi yang dibawa oleh gelombang suara mengkonversi bolak-balik antara energi potensial dari ekstra kompresi (dalam kasus gelombang longitudinal) atau perpindahan lateral strain (dalam kasus gelombang transversal) materi dan energi kinetik dari osilasi medium .

[ edit ] Sound wave properties and characteristicssifat gelombang suara dan karakteristik

Sound waves are characterized by the generic properties of waves , which are frequency , wavelength , period , amplitude , intensity , speed , and direction (sometimes speed and direction are combined as a velocity vector , or wavelength and direction are combined as a wave vector ). gelombang suara akan ditandai dengan generik sifat gelombang , yang frekuensi , panjang gelombang , periode , amplitudo , intensitas , kecepatan , dan arah (kadang-kadang kecepatan dan arah digabungkan sebagai kecepatan vektor , atau panjang gelombang dan arah digabungkan sebagai vektor gelombang ) .

Transverse waves , also known as shear waves, have an additional property of polarization and are not a possible characteristic of sound waves. gelombang melintang , juga dikenal sebagai geser gelombang, memiliki properti tambahan polarisasi dan bukan merupakan karakteristik dari gelombang suara.

[ edit ] Speed of soundKecepatan suara

US Navy F/A-18 breaking the sound barrier. US Navy F/A-18 melanggar batas suara. The white halo is formed by condensed water droplets thought to result from a drop in air pressure around the aircraft (see Prandtl-Glauert Singularity ). [ 3 ] [ 4 ] Lingkaran putih terbentuk melalui tetesan air terkondensasi diduga hasil dari penurunan tekanan udara di sekitar pesawat

Main article: Speed of soundThe speed of sound depends on the medium the waves pass through, and is a fundamental property of the material. Kecepatan suara tergantung pada medium gelombang melewati, dan merupakan properti fundamental dari material. In general, the speed of sound is proportional to the square root of the ratio of the elastic modulus (stiffness) of the medium to its density . Secara umum, kecepatan suara adalah sebanding dengan akar kuadrat dari rasio dari modulus elastis (kekakuan) medium nya kepadatan . Those physical properties and the speed of sound change with ambient conditions. Orang-sifat fisik dan kecepatan perubahan suara dengan kondisi kamar. For example, the speed of sound in gases depends on temperature . Sebagai contoh, kecepatan suara dalam gas tergantung pada temperatur . In 20 °C (68 °F ) air at the sea level , the speed of sound is approximately 343 m/s (1,230 km/h ; 767 mph ) using the formula “v = (331 + 0.6T) m/s”. Dalam 20 ° C (68 ° F ) udara di permukaan laut , kecepatan suara adalah sekitar 343 m / s (1.230 km / h ; 767 mph ) dengan menggunakan rumus “v = (331 + 0.6T) m / s” . In fresh water, also at 20 °C, the speed of sound is approximately 1,482 m/s (5,335 km/h; 3,315 mph). Dalam air segar, juga pada 20 ° C, kecepatan suara adalah sekitar 1.482 m / s (5.335 km / h, 3.315 mph). In steel , the speed of sound is about 5,960 m/s (21,460 km/h; 13,330 mph). [ 5 ] The speed of sound is also slightly sensitive (a second-order anharmonic effect) to the sound amplitude, which means that there are nonlinear propagation effects, such as the production of harmonics and mixed tones not present in the original sound (see parametric array ). Dalam baja , kecepatan suara adalah sekitar 5.960 m / s (21.460 km / jam; 13.330 mph). [5] Kecepatan suara juga agak sensitif (perintah-kedua anharmonic efek) untuk amplitudo suara, yang berarti bahwa ada efek propagasi nonlinier, seperti produksi harmonisa dan nada campuran tidak hadir dalam suara asli.

[ edit ] Acoustics and noiseAkustik dan kebisingan

The scientific study of the propagation, absorption, and reflection of sound waves is called acoustics . Noise is a term often used to refer to an unwanted sound. Penelitian ilmiah dari propagasi, penyerapan, dan refleksi dari gelombang suara disebut akustik . Kebisingan adalah istilah yang sering digunakan untuk merujuk pada suatu suara yang tidak diinginkan. In science and engineering, noise is an undesirable component that obscures a wanted signal. Dalam sains dan teknik, kebisingan merupakan komponen yang tidak diinginkan yang mengaburkan sinyal inginkan.

[ edit ] Sound pressure leveltingkat tekanan suara

Main article: Sound pressure

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sound pressure is the difference, in a given medium, between average local pressure and the pressure in the sound wave. tekanan Sound bedanya, dalam media tertentu, antara tekanan lokal rata-rata dan tekanan dalam gelombang suara. A square of this difference (ie, a square of the deviation from the equilibrium pressure) is usually averaged over time and/or space, and a square root of this average provides a root mean square (RMS) value. Sebuah persegi perbedaan ini (yaitu, sebuah persegi deviasi dari tekanan ekuilibrium) biasanya rata-rata dari waktu ke waktu dan / atau ruang, dan akar kuadrat dari rata-rata ini memberikan root mean square (RMS) nilai. For example, 1 Pa RMS sound pressure (94 dBSPL) in atmospheric air implies that the actual pressure in the sound wave oscillates between (1 atm Sebagai contoh, 1 Pa tekanan suara RMS (94 dBSPL) di udara atmosfer berarti bahwa tekanan aktual dalam gelombang suara berosilasi antara (1 atm Pa) and (1 atm Pa) dan (1 atm Pa), that is between 101323.6 and 101326.4 Pa. Such a tiny (relative to atmospheric) variation in air pressure at an audio frequency is perceived as a deafening sound, and can cause hearing damage, according to the table below. Pa), yaitu antara 101.323,6 dan 101.326,4 Pa semacam kecil (relatif terhadap atmosfer) variasi dalam tekanan udara pada suatu frekuensi audio dianggap sebagai memekakkan telinga suara, dan dapat menyebabkan kerusakan pendengaran, menurut tabel di bawah ini.

As the human ear can detect sounds with a wide range of amplitudes, sound pressure is often measured as a level on a logarithmic decibel scale. Sebagai telinga manusia dapat mendeteksi suara dengan berbagai amplitudo, tekanan suara sering diukur sebagai tingkat pada logaritmik desibel skala. The sound pressure level (SPL) or L p is defined as Tingkat tekanan suara (SPL) atau p L didefinisikan sebagai

where p is the root-mean-square sound pressure and p ref is a reference sound pressure. dimana p adalah root-mean-square tekanan suara dan ref p adalah tekanan suara referensi. Commonly used reference sound pressures, defined in the standard ANSI S1.1-1994, are 20 µPa in air and 1 µPa in water. Umumnya digunakan tekanan suara referensi, didefinisikan dalam standar ANSI S1.1-1994, 20 μPa di udara dan 1 μPa dalam air. Without a specified reference sound pressure, a value expressed in decibels cannot represent a sound pressure level. Tanpa tekanan suara referensi ditentukan, nilai dinyatakan dalam desibel tidak dapat mewakili tingkat tekanan suara.

Since the human ear does not have a flat spectral response , sound pressures are often frequency weighted so that the measured level matches perceived levels more closely. Karena manusia telinga tidak memiliki datar respon spektral , tekanan suara sering frekuensi tertimbang sehingga tingkat diukur pertandingan tingkat dirasakan lebih dekat. The International Electrotechnical Commission (IEC) has defined several weighting schemes. A-weighting attempts to match the response of the human ear to noise and A-weighted sound pressure levels are labeled dBA. The International Electrotechnical Commission (IEC) telah mendefinisikan beberapa skema pembobotan. Sebuah bobot- upaya untuk mencocokkan respon telinga manusia terhadap kebisingan dan A-tingkat tekanan suara berbobot diberi label dBA. C-weighting is used to measure peak levels. C-bobot digunakan untuk mengukur tingkat puncak.

[ edit ] Equipment for dealing with soundPeralatan untuk berurusan dengan suara

Equipment for generating or using sound includes musical instruments , hearing aids , sonar systems and sound reproduction and broadcasting equipment. Peralatan untuk menghasilkan atau menggunakan suara termasuk alat musik , alat bantu dengar , sonar sistem dan reproduksi suara dan peralatan penyiaran. Many of these use electro-acoustic transducers such as microphones and loudspeakers . Banyak dari elektro-akustik transduser digunakan seperti mikrofon dan pengeras suara

 

Bunyi atau suara adalah kompresi mekanikal atau gelombang longitudinal yang merambat melalui medium. Medium atau zat perantara ini dapat berupa zat cair, padat, gas. Jadi, gelombang bunyi dapat merambat misalnya di dalam air, batu bara, atau udara.

Kebanyakan suara adalah merupakan gabungan berbagai sinyal, tetapi suara murni secara teoritis dapat dijelaskan dengan kecepatan osilasi atau frekuensi yang diukur dalam Hertz (Hz) dan amplitudo atau kenyaringan bunyi dengan pengukuran dalam desibel.

Manusia mendengar bunyi saat gelombang bunyi, yaitu getaran di udara atau medium lain, sampai ke gendang telinga manusia. Batas frekuensi bunyi yang dapat didengar oleh telinga manusia kira-kira dari 20 Hz sampai 20 kHz pada amplitudo umum dengan berbagai variasi dalam kurva responsnya. Suara di atas 20 kHz disebut ultrasonik dan di bawah 20 Hz disebut infrasonik.

        

Kenyaringan dan desibel

Bunyi kereta lebih nyaring daripada bunyi bisikan, sebab bunyi kereta menghasilkan getaran lebih besar di udara. Kenyaringan bunyi juga bergantung pada jarak kita ke sumber bunyi. Kenyaringan diukur dalam satuan desibel (dB). Bunyi pesawat jet yang lepas landas mencapai sekitar 120 dB. Sedang bunyi desiran daun sekitar 33 dB.

Kebanyakan suara adalah merupakan gabungan berbagai sinyal, tetapi suara murni secara teoritis dapat dijelaskan dengan kecepatan osilasi atau frekuensi yang diukur dalam Hertz (Hz) dan amplitudo atau kenyaringan bunyi dengan pengukuran dalam desibel.

Manusia mendengar bunyi saat gelombang bunyi, yaitu getaran di udara atau medium lain, sampai ke gendang telinga manusia. Batas frekuensi bunyi yang dapat didengar oleh telinga manusia kira-kira dari 20 Hz sampai 20 kHz pada amplitudo umum dengan berbagai variasi dalam kurva responsnya. Suara di atas 20 kHz disebut ultrasonik dan di bawah 20 Hz disebut infrasonik.

Gema

Gema terjadi jika bunyi dipantulkan oleh suatu permukaan, seperti tebing pegunungan, dan kembali kepada kita segera setelah bunyi asli dikeluarkan. Kejernihan ucapan dan musik dalam ruangan atau gedung konser tergantung pada cara bunyi bergaung di dalamnya. Bunyi atau suara adalah kompresi mekanikal atau gelombang longitudinal yang merambat melalui medium. Medium atau zat perantara ini dapat berupa zat cair, padat, gas. Jadi, gelombang bunyi dapat merambat misalnya di dalam air, batu bara, atau udara jadi, gema adalah gelombang pantul/ reaksi dari gelombang yang dipancarkan bunyi.

Gelombang bunyi

Gelombang bunyi terdiri dari molekul-molekul udara yang bergetar maju-mundur. Tiap saat, molekul-molekul itu berdesakan di beberapa tempat, sehingga menghasilkan wilayah tekanan tinggi, tapi di tempat lain merenggang, sehingga menghasilkan wilayah tekanan rendah. Gelombang bertekanan tinggi dan rendah secara bergantian bergerak di udara, menyebar dari sumber bunyi. Gelombang bunyi ini menghantarkan bunyi ke telinga manusia,Gelombang bunyi adalah gelombang longitudinal.

Kecepatan bunyi

Bunyi merambat di udara dengan kecepatan 1.224 km/jam. Bunyi merambat lebih lambat jika suhu dan tekanan udara lebih rendah. Di udara tipis dan dingin pada ketinggian lebih dari 11 km, kecepatan bunyi 1.000 km/jam. Di air, kecepatannya 5.400 km/jam, jauh lebih cepat daripada di udara Rumus mencari cepat rambat bunyi adalah v=s:t Dengan s panjang Gelombang bunyi dan t waktu

Resonansi

Suatu benda, misalnya gelas, mengeluarkan nada musik jika diketuk sebab ia memiliki frekuensi getaran alami sendiri. Jika kita menyanyikan nada musik berfrekuensi sama dengan suatu benda, benda itu akan bergetar. Peristiwa ini dinamakan resonansi. Bunyi yang sangat keras dapat mengakibatkan gelas beresonansi begitu kuatnya sehingga pecah.

 

Persamaan gelombang berjalan

a. Gelombang Berjalan

      Amplitudo pada tali yang digetarkan terus menerus akan selalu tetap, oleh karenanya gelombang yang memiliki amplitudo yang tetap setiap saat disebut gelombang berjalan.
Misalkan seutas tali kita getarkan ke atas dan ke bawah berulang-ulang seperti pada Gambar disamping ini. Titik P berjarak x dart titik 0 (sumber getar), Ketika titik 0 bergetar maka getaran tersebut merambat hingga ke titik P,Waktu yang diperlukan oleh gelombang untuk merambat dari titik o ke titik P adalah x / v dengan demikian bila titik 0 telah bergetar selama t detik maka titik p telah bergetar selama tP dengan
tp= t- x/v
Berdasarkan uraian diatas maka akan didapatkan persamaan simpangan gelombang, sebagai berikut:
y=A sin 2π/T. t

Persamaan simpangan di titik P dapat diperoleh dengan mengganti nilai t dengan tp sehingga kita dapatkan hubungan berikut.

yp = A sin 2π/T (t- x/v)

A = amplitudo gelombang (m)
T = periode gelombang (s)
t = lamanya titik 0 (sumber getar) bergetar (s)
x = jarak titik P dari sumber getar (m)
v = cepat rambat gelombang (m/s)
yp= simpangan di titik P (m)

dalam hal ini gelombang memiliki dua kemungkinan dalam arah rambatannya, oleh karenanya perlu diperhatikan langkah sebagai berikut:

  • Apabila gelombang merambat ke kanan dan titik asal 0 bergetar ke atas maka persamaan simpangan titik P yang digunakan adalah:

yp = A sin2π/T (t- x/v)

  • Apabila gelombang merambat ke kiri dan titik asal 0 bergetar ke bawah maka persamaan simpangan titik P yang digunakan adalah:

yp = – A sin 2π/T (t- x/v)

Fase di definisikan sebagai perbandingan antara waktu sesaat untuk meninggalkan titik keseimbang (titik 0) dan periode. Dengan demikian fase gelombang dititik P dapat ditulis sebagai berikut:

φ= tp/T
φ = (t- x/v)/T                                            φp = t/T -  x/λ             
φ = t/T- x/vT

Sehingga dihasilkan :
Sedangkan untuk mengukur besarnya sudut fase di titik P dapat dituliskan sebagai berikut:

θp = 2π φ_p
θp =2π (t/T- x/λ)

Beda fase antara dua titik yang berjarak X2 dan X1 dari sumber getar dapat dituliskan sebagai berikut:

Δφ  = ( x2 - x1)/λ
Δφ  =  ∆x/λ

Nilai kecepatan dan percepatan gelombang di suatu titik dapat diketahui dengan menurunkan persamaan keduanya, sebagai berikut:

vp = 2π/T A cos 2π/T (t- x/v)

ap= – (4π2)/T2 A cos 2π/T (t- x/v)

Keterangan:
vp = kecepatan partikel di titik p (m/s)
ap = percepatan partikel di titik p (m/s2)

Contoh soal:
Suatu gelombang berjalan memiliki persamaan y = 10 sin (0,8πt – 0,5;t) dengan y dalam cm dan t dalam detik. Tentukanlah kecepatan dan percepatan maksimumnya!
Pembahasan:
y=10sin (0,8 πt-0,5 πx)
v = dy/dt
v=(10)(0,8 π) cos (0,8 πt-0,5 πx)
nilai v maksimum bila cos  (0,8 πt-0,5 πx)=1

b. Gelombang Stasioner

       Adalah gelombang yang memiliki amplitudo yang berubah – ubah antara nol sampai nilai maksimum tertentu.
Gelombang stasioner dibagi menjadi dua, yaitu gelombang stasioner akibat pemantulan pada ujung terikat dan gelombang stasioner pada ujung bebas.

                                       

Seutas tali yang panjangnya l kita ikat ujungnya pada satu tiang sementara ujung lainnya kita biarkan, setela itu kita goyang ujung yang bebas itu keatas dan kebawah berulang – ulang. Saat tali di gerakkan maka gelombang akan merambat dari ujung yang bebas menuju ujung yang terikat, gelombang ini disebut sebagai gelombang dating. Ketika gelombang dating tiba diujung yang terikat maka gelombang ini akan dipantulkan sehingga terjadi interferensi gelombang.
       Untuk menghitung waktu yang diperlukan gelombang untuk merambat dari titik 0 ke titik P adalah (l- x)/v . sementara itu waktu yang diperlukan gelombang untuk merambat dari titik 0 menuju titik P setelah gelombang mengalami pemantulan adalah(l+x)/v , kita dapat mengambil persamaan dari gelombang dating dan gelombang pantul sebagai berikut:

y1= A sin 2π/T (t- (l-x)/v) untuk gelombang datang,

y2= A sin 2π/T (t- (l+x)/v+ 1800) untuk gelombang pantul

Keterangan:
a. Gambar pemantulan gelombang pada  ujung tali yang terikat.
b. Gambar pemantulan gelombang pada  ujung tali yang dapat bergerak bebas.

sehingga untuk hasil interferensi gelombang datang dan gelombang pantul di titik P yang berjarak x dari ujung terikat adalah sebagai berikut:
y  =  y1+ y2
    =A sin 2π (t/T- (l-x)/λ)+ A sin2π(t/T- (1+x)/λ+ 1800 )
    Dengan menggunakan aturan sinus maka penyederhanaan rumus menjadi:
    sin A + sin B = 2 sin 1/2 (A+B) – cos1/2  (A-B)
Menjadi:
y= 2 A sin (2π x/λ )  cos 2π  (t/T – l/λ)
y= 2 A sin kx cos (2π/T t – 2πl/λ)

Rumus interferensi

y= 2 A sin kx cos (ωt- 2πl/λ)

Keterangan :
A  = amplitude gelombang datang atau pantul (m)
k  =  2π/λ
ω  = 2π/T (rad/s)
l   = panjang tali (m)
x  = letak titik terjadinya interferensi dari ujung terikat (m)
λ  = panjang gelombang (m)
t  = waktu sesaat (s)
Ap = besar amplitude gelombang stasioner (AP)
Ap = 2 A sin kx
Jika kita perhatikan gambar pemantulan gelombang diatas , gelombang yang terbentuk adalah gelombang transversal yang memiliki bagian – bagian diantaranya perut dan simpul gelombang. Perut gelombang terjadi saat amplitudonya maksimum sedangkan simpul gelombang terjadi saat amplitudonya minimum. Dengan demikian kita akan dapat mencari letak titik yang merupakan tempat terjadinya perut atau simpul gelombang.

Tempat simpul (S) dari ujung pemantulan
S=0,1/2 λ,λ,3/2 λ,2λ,dan seterusnya
=n (1/2 λ),dengan n=0,1,2,3,….

Tempat perut (P) dari ujung pemantulan
P= 1/4 λ,3/4 λ,5/4 λ,7/4 λ,dan seterusnya
=(2n-1)[1/4 λ],dengan n=1,2,3,….

Superposisi gelombang

    Jika ada dua gelombang yang merambat pada medium yang sama, gelombang-gelombang tersebut akan dating di suatu titik pada saat yang sama sehingga terjadilah superposisi gelombang . Artinya, simpangan gelombang – gelombang tersebut disetiap titik dapat dijumlahkan sehingga menghasilkan sebuah gelombang baru.
    Persamaan superposisi dua gelombang tersebut dapat diturunkan sebagai berikut:
y1 = A sin ωt ; y2 = A sin (ωt+ ∆θ)
    Kedua gelombang tersebut memiliki perbedaan sudut fase sebesar Δθ
Persamaan simpangan gelombang hasil superposisi kedua gelombang tersebut adalah:

y = 2 A sin (ωt+ ∆θ/2) cos (∆θ/2)

    Dengan 2A cos (∆θ/2) disebut sebagai amplitude gelombang hasil superposisi.
Dengan 2A cos (∆θ/2) disebut sebagai amplitude gelombang hasil superposisi.

Gelombang Stasioner Pada Ujung Bebas


Pada gelombang stasioner pada ujung bebas gelombang pantul tidak mengalami pembalikan fase. Persamaan gelombang di titik P dapat dituliskan seperti berikut:
y1=A sin/T (t- (l-x)/v) untuk gelombang datang

y2=A sin/T (t- (l+x)/v) untuk gelombang pantul

y   =  y1 + y2
     =   A sin 2π/T (t- (l-x)/v) + A sin 2π/T  (t- (l+x)/v)
  y =   2 A cos kx sin2π(t/T- 1/λ)

Rumus interferensi antara gelombang datang dan gelombang pantul pada ujung bebas, adalah:

y=2 A cos 2π (x/λ) sin2π(t/T- l/λ)

Dengan:
As=2A cos2π(x/λ) disebut sebagai amplitude superposisi gelombang pada pemantulan ujung tali bebas.
Ap = 2 A cos kx adalah amplitudo gelombang stasioner.
1) Perut gelombang terjadi saat amplitudonya maksimum, yang secara matematis dapat ditulis sebagai berikut:
    

Ap maksimum saat cos〖(2π  x)/( λ)〗= ±1 sehingga
     x= (2n) 1/4 λ,dengan n = 0,1,2,3,…….

.

2) Simpul gelombang terjadi saat amplitudo gelombang minimum, ditulis sebagai berikut:

Ap minimum saat cos〖(2π x)/( λ)〗=0 sehingga
x= (2n +1) 1/4 λ,dengan n = 0,1,2,3,……..

 

Gelombang stasioner pada ujung terikat

     Persamaan gelombang datang dan gelombang pantul dapat ditulis sebagai berikut:

y1= A sin⁡2π (t/T- (l-x)/λ) untuk gelombang datang

y2= A sin⁡2π (t/T- (l+x)/λ) untuk gelombang pantul

Superposisi gelombang datang dan gelombang pantul di titik q akan menjadi:””
y = y1 + y2
y=A sin 2π
(t/T- (l-x)/λ) – A sin2π(t/(T ) – (l+x)/λ)
Dengan menggunakan aturan pengurangan sinus,
sinα – sinβ = 2 sin 1/2  (α-β) cos1/2 (α+β)
Persamaan gelombang superposisinya menjadi
y = 2 A sin 2π(x/λ) cos2π (t/T- l/λ)

Amplitudo superposisi gelombangnya adalah:

As = 2A sin2π(x/λ)

Dengan As adalah amplitudo gelombang superposisi pada pemantulan ujung terikat.

1) Perut gelombang terjadi saat amplitudonya maksimum,

    karenanya dapat ditentukan dengan rumus sebagai berikut:
    Ap=2 A sin 2π/λ x
Ap maksimum terjadi saat sin 2π/λ  x= ±1 sehingga
                                                     x= (2n+1) 1/4 λ,dengan n=0,1,2,3…….

2) Simpul gelombang terjadi saat amplitudonya minimum,

   yang dapat ditulis sebagai berikut:
   Ap=2 A sin (2π/λ) x
  Ap minimum terjadi saat sin 2π x = 0 sehingga
                                                        x = (2n) 1/4 λ,dengan n=0,1,2,3,…..
Contoh soal :
       Seutas tali panjangnya 5 m dengan ujung ikatannya dapat bergerak dan ujung lainnya digetarkan dengan frekuensi 8 Hz sehingga gelombang merambat dengan kelajuan 3 ms-1. Jika diketahui amplitude gelombang 10 cm, tentukanlah:
Persamaan simpangan superposisi gelombang di titik P yang berjarak 1 meter dari ujung pemantulan.
Amplitude superposisi gelombang di titik P; dan
Letak perut gelombang diukur dari ujung pemantulan.
Penyelesaian:
Diketahui : l = 5 m; f= 8 Hz; v = 3 ms-1; A=10cm = 0,1 m;
λ= v/(f )= 3/(8 ) m,dan T=1/f=1/8 s
   a. Persamaan simpangan di titik P, satu meter dari ujung pemantulan.
                y     =    2 A cos 2π(x/λ) sin 2π (t/T-l/λ)
                       =    2(0,1) cos2π(1/(3/8)) sin2π(t/(1/8)- 5/(3/8))
                y      =    0,2cos〖16π/3〗 sin(16 πt-80π/3)meter

   b. Amplitudo superposisi gelombang di titik P ( x = 1m).
              As = 2 A cos 2π (x/λ)  = 2 (0,1) cos2π(1/(3/8))
                   = 0,2cos (16π/3)     = 0,2 cos (4 4/3 π)
                   = 0,2cos (4/3 π)      = 0,2 cos2400 = 0,2(-1/2) = -0.1 m
       tanda (–)menunjukkan di titik P simpangannya ke bawah.

   c.  Letak perut gelombang dari ujung pemantulan.
       x= (2n) 1/4 λ,dengan n=0,1,2,3…
       x= 3/32 m,x=3/16 m,x=3/8m, …..

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.